Seabrek catatan gado-gado blogger amatiran yang tak kunjung pandai menghiasi blognya yang simpel ini...
Biologi dan kehidupan :)
Rerumputan hijau diterpa matahari yang menyembul di balik awan
2013/05/30
2013/05/12
We are The One ( Spexsolid song II)
created by Puja dan Umma
Ketika kenangan yang kita rangkai
perlahan akan pupus
seiring berjalannya waktu
Ketika masa itu akan datang
segalanya kan runtuh
menuai luka tak terbiasa
menahan tangis yang mendalam
Ketika kita berhalusinasi
Ada kawan kawan di sisiku
Ketika berandai bercanda ria bersama
Ketika kita merasa kehilangan
Apa yang mesti diperbuat
Akankah hanya dengan menatap wajah kakumu
rindu itu bisa hilang
Jangan kawan, tetap bertahan meski telah engakau dapat yang terbaik
Kenanglah aku di sepanjang hidupmu
Oooo....
When the moment want to give it back but there's no way
You falling, i heal your pain
You crying, i clear your tears
Cause you are my everything
We are the one...
We are the one...
-2013-
2013/04/30
UAN @ummulmukminin
Foto-foto waktu UAN...
Kita ketahui baersama... UAN 2013 kali ini nampak pelaksananya seperti amatiran karena jadwal UAN bagi 13 Provinsi tertunda. Bahkan tidak jelas ditunda sampai berapa hari karena soal belum sampai ke kota tujuan.. Lebih parahnya lagi ialah banyak soal UAN yang tidak cukup di sebagian sekolah. Tapi meski begitu bagi saya penundaan itu bisa jadi karena kami masih ditakdirkan untuk punya waktu lebih bersama-sama...
Ini adalah saat kami satu Spexsolid (minimal 80% dari keseluruhan lah) pergi keliling seantaro Ummul buat maaf-maafan pada malam sebelum UAN.
Kami menjelajah dengan rute dari Dapur-Kantor SMA-Rujab Kepsek-Pos Satpam hingga keliling asrama buat minta maaf sama semua ibu asrama....
Ini hari pertama UAN... cukup menegangkan apalagi dari siaran Televisi yang kami tonton di kamar ibu Asrama kelihatannya pelaksanaan UAN kali ini sungguh menyeramkan.
Inilah hasil kerja saya di hari pertama UAN. Benar-benar melegakan saat kau tahu suasana ujian tak semenyeramkan yang di TV.
Ini dua orang pengawas di hari pertama saya.
Tuh kan... Lihat saja tulisan di depan ruangan ujian saya mengerikan dan menjatuhkan sekali rasanya... Serasa ujian ini lebih susah daripada olimpiade yang saya tidak terlalu memikirkannya apakah saya bisa lolos seleksi atau tidak.
Suasana ujian yang sempat terekam setelah saya selesai mengerjakan ujian. Hampir semua orang terlihat puyeng di saat-saat terakhir menyelesaikan 10% soal tingkat sulit yang tersisa.
Hari kedua tak lagi semenegangkan hari pertama. Namun ujiannya benar-benar memeras otak saya. Matematika dan Fisika soalnya... Tahu sendiri bagaimana sulitnya pelajaran itu. Pelajaran yang dulunya sempat saya sukai yang batal saya minati menggelutinya di Universitas.
Kami berfoto bersama pengawas UAN hari kedua yang salah satunya adlah guru di Ummul saat kami SMP.
Selain tertunda beberapa hari... Baru kali ini saya menemukan adanya pelaksanaan UAN yang libur di tengah-tengah hari ujian.
Hari libur kedua UAN yang juga merupakan hari terakhir ambil Loundry.
Pada hari ketiga UAN "setelah libur" ada yang ganjil pada pagi itu. Lama sekali pengawas kami datang... Ternyata soal terlambat datang sehingga kami pun terlunta-lunta sampai beberapa jam dengan hati was-was.
Kantor SMA yang masih lenggang pada saat seharusnya kami sudah mulai ujian menambah rasa khawatir akan penundaan ujian kami (lagi) yang berarti tertunda pula libur kami ke rumah masing-masing.

Akhirnya sampailah soal kami dan untungnya meski ada satu ruangan yang katanya memakai soal fotokopi... Itu bukan ruangan saya... Alhamdulillah...
Suasana UAN hari terakhir yang berarti pula hari kepulangan kami. Walau tidak sedikit dari kami yang masih menginginkan tinggal di ma'had semalam atau beberapa hari lagi.
Bersama pengawas UAN terakhir kami... salah satunya juga guru Biologi kami.
Sebelum pulang ke rumah kami berkumpul di Lapangan samping asrama, merenung dengan hati yang terkoyak. memandang satu-satu wajah yang telah mewarnai hari kami selama 6 tahun itu.
Saat-saat dimana kami menikmati senja terakhir ini, senja yang akan terus kami ingat. Walau kami masih akan bertemu lagi, tapi rasanya akan berbeda dengan senja kali itu.
Pepisahan adalah hal menyedihkan yang tak terelakkan. Namun perpisahan ini takkan membuat kami lupa semua yang telah kami jalani bersama.
Well, ini dua orang teman kamar terakhir saya di kamar 7, ya kamar ibu asrama... Yang di saat teman-teman kami yang lain bisa bercanda bersama 9-11 orang teman kamar mereka... Kami justru hanya bertiga. Yang di saat kamar lain mendapat pembagian makanan per 12 orang dan berebutan memakannya... Kami berbagi makanan hanya bertiga dan justru saling menyodorkan makanan itu dengan alasan sudah kenyang.
Inilah saat terakhir itu... meskipun begitu cerita ini takkan berakhir pada senja ini... ia akan terus ada di hati kami... merindangkan daun kebersamaan kami lagi di luar sana.
Kita ketahui baersama... UAN 2013 kali ini nampak pelaksananya seperti amatiran karena jadwal UAN bagi 13 Provinsi tertunda. Bahkan tidak jelas ditunda sampai berapa hari karena soal belum sampai ke kota tujuan.. Lebih parahnya lagi ialah banyak soal UAN yang tidak cukup di sebagian sekolah. Tapi meski begitu bagi saya penundaan itu bisa jadi karena kami masih ditakdirkan untuk punya waktu lebih bersama-sama...
Ini adalah saat kami satu Spexsolid (minimal 80% dari keseluruhan lah) pergi keliling seantaro Ummul buat maaf-maafan pada malam sebelum UAN.
Kami menjelajah dengan rute dari Dapur-Kantor SMA-Rujab Kepsek-Pos Satpam hingga keliling asrama buat minta maaf sama semua ibu asrama....
Ini hari pertama UAN... cukup menegangkan apalagi dari siaran Televisi yang kami tonton di kamar ibu Asrama kelihatannya pelaksanaan UAN kali ini sungguh menyeramkan.
Inilah hasil kerja saya di hari pertama UAN. Benar-benar melegakan saat kau tahu suasana ujian tak semenyeramkan yang di TV.
Ini dua orang pengawas di hari pertama saya.
Tuh kan... Lihat saja tulisan di depan ruangan ujian saya mengerikan dan menjatuhkan sekali rasanya... Serasa ujian ini lebih susah daripada olimpiade yang saya tidak terlalu memikirkannya apakah saya bisa lolos seleksi atau tidak.
Suasana ujian yang sempat terekam setelah saya selesai mengerjakan ujian. Hampir semua orang terlihat puyeng di saat-saat terakhir menyelesaikan 10% soal tingkat sulit yang tersisa.
Hari kedua tak lagi semenegangkan hari pertama. Namun ujiannya benar-benar memeras otak saya. Matematika dan Fisika soalnya... Tahu sendiri bagaimana sulitnya pelajaran itu. Pelajaran yang dulunya sempat saya sukai yang batal saya minati menggelutinya di Universitas.
Kami berfoto bersama pengawas UAN hari kedua yang salah satunya adlah guru di Ummul saat kami SMP.
Selain tertunda beberapa hari... Baru kali ini saya menemukan adanya pelaksanaan UAN yang libur di tengah-tengah hari ujian.
Hari libur kedua UAN yang juga merupakan hari terakhir ambil Loundry.
Pada hari ketiga UAN "setelah libur" ada yang ganjil pada pagi itu. Lama sekali pengawas kami datang... Ternyata soal terlambat datang sehingga kami pun terlunta-lunta sampai beberapa jam dengan hati was-was.
Kantor SMA yang masih lenggang pada saat seharusnya kami sudah mulai ujian menambah rasa khawatir akan penundaan ujian kami (lagi) yang berarti tertunda pula libur kami ke rumah masing-masing.
Akhirnya sampailah soal kami dan untungnya meski ada satu ruangan yang katanya memakai soal fotokopi... Itu bukan ruangan saya... Alhamdulillah...
Suasana UAN hari terakhir yang berarti pula hari kepulangan kami. Walau tidak sedikit dari kami yang masih menginginkan tinggal di ma'had semalam atau beberapa hari lagi.
Bersama pengawas UAN terakhir kami... salah satunya juga guru Biologi kami.
Sebelum pulang ke rumah kami berkumpul di Lapangan samping asrama, merenung dengan hati yang terkoyak. memandang satu-satu wajah yang telah mewarnai hari kami selama 6 tahun itu.
Saat-saat dimana kami menikmati senja terakhir ini, senja yang akan terus kami ingat. Walau kami masih akan bertemu lagi, tapi rasanya akan berbeda dengan senja kali itu.
Pepisahan adalah hal menyedihkan yang tak terelakkan. Namun perpisahan ini takkan membuat kami lupa semua yang telah kami jalani bersama.
Well, ini dua orang teman kamar terakhir saya di kamar 7, ya kamar ibu asrama... Yang di saat teman-teman kami yang lain bisa bercanda bersama 9-11 orang teman kamar mereka... Kami justru hanya bertiga. Yang di saat kamar lain mendapat pembagian makanan per 12 orang dan berebutan memakannya... Kami berbagi makanan hanya bertiga dan justru saling menyodorkan makanan itu dengan alasan sudah kenyang.
Inilah saat terakhir itu... meskipun begitu cerita ini takkan berakhir pada senja ini... ia akan terus ada di hati kami... merindangkan daun kebersamaan kami lagi di luar sana.
Tanda-tandanya:
Tentang Spexsolid,
ummul mukminin
2012/12/23
The song of Spexsolid I
Created by Putri Anjani Setiadi (liric), Andi Ikhwanul Ummah (tone) and Fariza
Semilir angin berhembus hangat
melewati rindu yang meradang
Sebening air yang kujauhkan dari kekeruhan
yang mengguyur segenap kepalsuan
Seputih kasih yang tak nampak
menjadikan harap penuh keraguan
Sekilau mutiara cinta yang tak mungkin ada
walau rasa ingin meraba
Sekuat tebing berpondasikan baja
namun rapuh jua
Sehalus sutra merajut perangainya
bernuansa indah
Selihai pemikiran...
merangkai kata...
partikel partikel kenangan...
Spexsolid...
Ring the Changes for Improvement
Spexsolid...
Spectakuler Dexterity Solidarity Religious and Decency
Spexsolid..
dont think too much..
dont think too much..
dont think too much its so simple....
Puisi Untuk Ibu (UMMI)
Buat Ibu...
Ibuku yang tercantik dan termanis..
Kalau Ibu ikut kontes kecantikan, dan aku jurinya
Pasti aku akan menobatkan Ibu sebagai Ratu Kecantikan
Kenapa?
Karena Ibu cantik, selalu cantik
Saat tersenyum menyambut kepulanganku
saat diam bahkan saat marah padaku
Ibuku yang terhebat dan kusayangi
18 tahun silam
Ibu mengandungku selama 9 bulan
menopang tubuhku yang membuat Ibu kelelahan
17 tahun silam
Ibu melahirkanku ke dunia
mempertaruhkan darah dan nyawa
menyusuiku, menjagaku, merawatku hingga kini
penuh cinta dan kasih sayang
Apa yang harus kuperbuat untuk membalasnya?
Terima kasih Ibu
Aku sangat beruntung memiliki Ibu yang amat baik hatinya
Tolong maafkan anakmu ini
Yang mungkin lalai terhadap kewajibannya selama ini
Yang mungkin pernah membuat Ibu sedih
Yang mungkin sering membuat Ibu mengomel dan marah-marah
Ibuku yang tercinta
Asal Ibu tahu
Ibu selalu hadir di hatiku
tiap nafas dan detak jantungku
Memanggil dalam diam
mengikat dalam halus
manjangkau dalam jauh
Ibu, malaikat pelindung dan penjagaku yang paling setia
Engkaulah pahlawanku terhebat
I would like to say that i do really really love you
I LOVE U MOM
Ibuku yang tercantik dan termanis..
Kalau Ibu ikut kontes kecantikan, dan aku jurinya
Pasti aku akan menobatkan Ibu sebagai Ratu Kecantikan
Kenapa?
Karena Ibu cantik, selalu cantik
Saat tersenyum menyambut kepulanganku
saat diam bahkan saat marah padaku
Ibuku yang terhebat dan kusayangi
18 tahun silam
Ibu mengandungku selama 9 bulan
menopang tubuhku yang membuat Ibu kelelahan
17 tahun silam
Ibu melahirkanku ke dunia
mempertaruhkan darah dan nyawa
menyusuiku, menjagaku, merawatku hingga kini
penuh cinta dan kasih sayang
Apa yang harus kuperbuat untuk membalasnya?
Terima kasih Ibu
Aku sangat beruntung memiliki Ibu yang amat baik hatinya
Tolong maafkan anakmu ini
Yang mungkin lalai terhadap kewajibannya selama ini
Yang mungkin pernah membuat Ibu sedih
Yang mungkin sering membuat Ibu mengomel dan marah-marah
Ibuku yang tercinta
Asal Ibu tahu
Ibu selalu hadir di hatiku
tiap nafas dan detak jantungku
Memanggil dalam diam
mengikat dalam halus
manjangkau dalam jauh
Ibu, malaikat pelindung dan penjagaku yang paling setia
Engkaulah pahlawanku terhebat
I would like to say that i do really really love you
I LOVE U MOM
Langganan:
Postingan (Atom)