Biologi dan kehidupan :)

Biologi dan kehidupan :)
Rerumputan hijau diterpa matahari yang menyembul di balik awan
Tampilkan postingan dengan label puisiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisiku. Tampilkan semua postingan

2013/11/09

Nostalgia sejenak

Mom, please teach me how to be strong
Tugas dan tugas menghimpit
begitu sesak tak ada ruang untuk bernapas
sedangkan dulu begitu menyenangkan berada di tengah-tengah kalian
Itu masa-masa yang kurindukan
Bersama kalian, bertemu kalian tiap hari


Too sweet to forget. Too hurt to remember~
Karena kalian satu satunya alasan, kenapa nostalgia itu menyenangkan! :"
Dan fiyah harus lebih banyak bersabar! :) biarkan rindu menyederhanakannya.

2012/12/23

Puisi Untuk Ibu (UMMI)

Buat Ibu...

Ibuku yang tercantik dan termanis..
Kalau Ibu ikut kontes kecantikan, dan aku jurinya
Pasti aku akan menobatkan Ibu sebagai Ratu Kecantikan
Kenapa?
Karena Ibu cantik, selalu cantik
Saat tersenyum menyambut kepulanganku
saat diam bahkan saat marah padaku

Ibuku yang terhebat dan kusayangi
18 tahun silam
Ibu mengandungku selama 9 bulan
menopang tubuhku yang membuat Ibu kelelahan
17 tahun silam
Ibu melahirkanku ke dunia
mempertaruhkan darah dan nyawa
menyusuiku, menjagaku, merawatku hingga kini
penuh cinta dan kasih sayang
Apa yang harus kuperbuat untuk membalasnya?

Terima kasih Ibu
Aku sangat beruntung memiliki Ibu yang amat baik hatinya
Tolong maafkan anakmu ini
Yang mungkin lalai terhadap kewajibannya selama ini
Yang mungkin pernah membuat Ibu sedih
Yang mungkin sering membuat Ibu mengomel dan marah-marah

Ibuku yang tercinta
Asal Ibu tahu
Ibu selalu hadir di hatiku
tiap nafas dan detak jantungku
Memanggil dalam diam
mengikat dalam halus
manjangkau dalam jauh
Ibu, malaikat pelindung dan penjagaku yang paling setia
Engkaulah pahlawanku terhebat
I would like to say that i do really really love you
I LOVE U MOM

2012/10/28

Aku Hanya Ingin....

Teman, jujur... Kalau kamu tanyakan saya anggap kamu apa? Itu sama saja artinya bahwa kamu bertanya pada dirimu sendiri, Kau anggap aku apa saja selama ini..
Apabila kau anggap aku teman biasa, maka aku pun juga seperti itu.
Apabila kau anggap aku teman dekatmu, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Apabila kau anggap aku teman akrabmu, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Apabila kau anggap aku teman yang paling mengerti dirimu, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Apabila kau anggap aku teman baikmu, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Apabila kau anggap aku teman terbaikmu, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Apabila kau anggap aku seorang  teman yang layak untuk disayangi, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Apabila kau anggap aku saudara, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Apabila kau anggap aku sobat biasa, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Apabila kau anggap aku sahabatmu, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Apabila kau anggap aku sahabat baikmu, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Apabila kau anggap aku sahabat terbaikmu, maka aku pun juga menganggapmu seperti itu.
Bahkan apabila kau anggap aku musuhmu, aku pun juga menganggapmu demikian.
Jadi apabila kau bilang aku teman luar biasamu, maka aku pun juga menganggapmu demikian.
Aku hanya ingin membalas kebaikanmu... juga usahamu untuk membuatku merasa baik dimatamu.
Aku hanya ingin mengimbangimu, menyetarakan hutang budi dan rasa bahwa kau terlalu baik padaku.
Dan aku tidak ingin kau mengatakan aku jahat padamu...apalagi jahat sekali...
Aku merasa bersalah, tapi juga marah..
Walau meskipun sebenarnya aku iya...
Bukan karena cemburu, atau ingin membuatmu malu
Aku hanya ingin...

ah, aku juga bingung
Apa sebenarnya...


2012/10/27

Seikat Cinta

Seikat cinta
Sekantung rindu
Segentong sayang
Serantang cemburu
Aku melihat ada embun
Di bening bola mata itu
Dan selarik senyum
Di antara seiring tatapanmu
Di antara senyap pembicaraan kita

Mungkin kau pura-pura tak mau tahu
Tapi entah mengapa kurasa aku tahu apa yang kau inginkan
Atas perhatian semu yang kau berikan

Juga rasa ini
Mengapa harus ada?

2012/09/17

Lilin Biru

Kau adalah sebuah lilin biru
menari-nari
hangat
diiingatanku

Kau adalah api kecil
yang manis
panas
namun berbahaya

Kau adalah sumbu
sumbu perputaran anganku
mencapai mimpiku pun kau bisa
tak mampu kuelak


2012/08/12

Pertemuan


Langit...
Biarkan kemarau menggerah
aku, tak usah turun
Awan jangan menari mengundangku
aku tak ingin jatuh dari langit
aku tak mau melebur ke bumi
Biarkan malam ini bersama bintang
Aku tak perlu datang
Aku tak mau ada
Lihatlah malam bersama bintang
Indah sekali bukan?
Bintang bergandengan malam tanpa aku.

2012/07/17

Our Story


Awal mula.
Kali pertama kaki menjejak tanah ini
Banyak yang berkecamuk.
Sedih. Takut. Marah. Sendirian.
Mencoba bertahan
Berusaha kuat dan tegar

Satu tahun,
Kita saling belajar mengenali
Meski ternyata tak semudah menerbangkan debu
Tanah asal manusia  beragam warna, bentuk ,dan sifat
Sedang kita baru mencoba bersatu
Berpegangan dan saling membantu

Dua tahun,
Kita berjuang diantara segala kesulitan
Melewati semuanya bersama-sama
Pertengkaran. Amarah. Rangkulan. Canda. Tawa.
Saling melengkapi
Saling meraih jika terjatuh

Tiga tahun,
Kebersamaan tercipta begitu indah
Seindah pelangi, seindah birunya langit
Tapi begitu kebersamaan mengikat kita serat-eratnya
Ada yang harus memulai kisah baru, meninggalkan haru
Dan Sang Waktu pun harus terus menyusuri takdir

Empat tahun,
Kita bermetamorfosis
Putih-biru, putih-abu-abu
Tak semua berubah
Tapi juga tak lagi sama persis
Mengembangkan sayap baru, yang tumbuhnya bukan lagi baru

Lima tahun,
Kita diuji
Sampai di mana kita bisa mempertahankan kekompakan dalam perbedaan pendapat?
Apakah kita benar-benar saling memiliki?
Tapi tak kan ada yang dapat memutus rajutan kuat pada hati kita
Yang telah terajut sekian tahun, sekian lama

Enam tahun,
Perjalanan panjang sisa sedepa saja jaraknya
Tapi kita tak mau waktu melaju terlalu cepat
Karena tak ada yang mau kebersamaan ini berakhir
Lembaran-lembaran terakhir begitu berharga untuk terlewatkan
Dan kuharap ia akan tetap manis meski kami telah berpisah

Kawan,
Nanti saat kita sama-sama mengejar asa, cita-cita, dan harapan di luar sana
Genggamlah kenangan kita
Semoga tak akan ada yang melupakan
Semua momen, rasa, suka, duka yang kita lalui selama ini
Selamanya…

2012/06/12

KARENA HANYA

Aku tidak seromantis karangan mawar merah
karena aku hanyalah setangkai mawar putih
Aku tidak sehangat summer
karena aku hanyalah semusim hujan dalam kemarau

Cintaku tak selegendaris cinta Romeo dan Juliet
karena ia hanyalah semanis permen coklat
Cintaku tak seindah surga
karena ia hanyalah sebuah taman kecil yang nyaman tuk ku bernaung

Maaf.
Aku bukan seorang yang bisa berjanji muluk-muluk
karena aku hanya bisa mencintaimu dengan caraku sendiri

2012/06/10

My Yearning

1827, jauh.
terakhir adalah lima tahun sebelum hari ini
bayangmu timbul tenggelam
termakan kelapukan waktu
tak ku sangka ia bisa bertahan
tak kusangka ia masih ada

lima tahun telah berlalu, san.
aku belum juga mendengar suaramu

dahagaku sudah lama menjadi-jadi
tahukah kamu aku digerogoti racunmu?

kau belum memberikan penawarnya
hingga kini

aku rindu, san.
rindu sekali.

sampai kapan aku harus menunggu?

*Bantimurung. Ahad, 10 Juni 2007*

2012/05/27

kembali perih

tanganku menggengam sejuk, bebas
aku merasa merdeka dalam kukungan rasaku
rindu
sakit
takut
tapi aku mengharapkannya
aku senang desirmu kembali
saat ku pandangi jejak-jejak kenangan
indah
walau aku harus kembali perih

Desir yang kembali

Menatap semua yang berhubungan dengan kenangan dalam kabut saya tadi pagi, saya merasa bahagia.
Merasakan desir halus itu lagi di rongga dada saya.
Membiarkan sesak menjalari pembuluh darah saya membuat saya merasakan tenaga itu lagi.
Tentang segala pertanyaan, harapan, fragmen dan kilasan balik yang pernah hampir memudar.
Saya menikmati sakitnya harap yang diselusupi takut.
Karena saya rindu
Saya merindukan rasa seperti ini menerpa diri saya lagi
pada jalan perpisahan itu
Desir itu
Desir yang kini kembali pulang

2012/04/30

hujan rindu



Butir air, angin semilir, dan dedaunan jatuh
Hempaskan aku, sampaikan pesanku…
Pesan tentang hati,
tentang perasaan,
tentang segala yang perlu ia mengerti.
Biarkan dia tahu semua
dari sejukmu,
dari hembusanmu,
dari gemerisikmu,
bahwa aku disini memanggilnya
Buat dia bisa merasakan aku
rindu


2012/04/27

Harap

sifat cintakulah takut berharap.
aku tak ingin terbang lalu jatuh dari ketinggian
sakit sekali rasanya

kita tak pernah tahu hati orang lain
adakah tempat tersisa untuk kita
pada ruang hatinya

orang yang kau kira juga menyayangimu
tapi tak pernah kau tahu
apakah ia berpura-pura atau tidak

bisa jadi ia membohongimu
kau hanya tertipu,
dan itu menakutkan

hanya saja, sayang sekali
sekali harapan itu merambatimu,
ia akan menjeratmu hingga tamat

harap.
ia tak terpungkiri lisanmu
karna ia bertahta di hatimu

2012/04/26

secabik cinta

secabik cinta yang terkoyak
ceking dan kerempeng
layu tapi belum mati
diam menunggu usai perkara
yang menyita perhatian darinya
diam menunggu saat tepat ia menikam

2012/04/17

Siksa

kecamuk tercecar
menghampiri ambang batas kewarasan
aku oleng
kekalutan merangsek, menceracau
seakan cadas meloncat turun
keras, berdebam tajam

dilema muncul dari perapian
o pusing
aku ada di mana?
duniakah atau neraka
 tapi aku tak bisa merasa
kali ini lecut juga hambar

busuk tak terbau
bising juga tak terdengar
yang ku tahu aku disiksa
tapi kulitku tak tumbuh lagi
hidungku tersumbat
gendang telingaku tak bergetar

aku mati
tapi kulihat semua siksa
mengerubungi batinku 

2012/04/12

Tertawalah

kau hendak mencuri hatiku lagi
dengan lembut tapi mengejek
kau menipu
menipu dengan cara yang indah
seolah aku tak tahu apa-apa
bahwa labirinmu inilah teka-tekimu
yang kau bilang tak bisa kujawab

aku memang bodoh
setidaknya terlihat bodoh dimatamu
tapi aku tahu kau menertawaiku

tertawalah,
tertawalah sayang..
selama kau masih bisa tertawa
saat aku tak bisa meregangkan sarafku didepanmu

aku tahu kau tertekan
sama sepertiku yang lebih tertekan
tapi lihatlah,
tunggulah..
hingga aku melupakanmu
dan kita bisa bebas dari prahara ini

2012/04/10

Tanya yang Menggantung

Kau bicara di sana
dan tanyaku menggantung di sudut dentingnya
mengambang
Bayang ini halusinasikah atau nyata..?
Kaukah itu?
Apa yang kau katakan padaku?
Aku tak percaya
kau memang pintar menjatuhkanku dengan halus.
Sungguh hebat dan tak kusangka kau terpikir seperti itu
Tapi benarkah itu kau?
Mungkin hanya sosokmu dalam kahayalku
Aku mencubit lenganku dan sedikit sakit
Ini nyata?
Baik.
Atau itu memang kau yang terhasut.

2012/04/05

Rongga Pikir

Kau merasuki rongga pikirku, nyelonong tanpa minta izin. Heh, siapa yang menyuruhmu masuk?! Enak saja! Kamu sudah masuk daftar hitam saya dan kamu harus menaati peraturan saya! Saya pemilik pikiran ini dan saya tidak mau kamu ada di dalamnya!Nah, kalian juga, otak, hati, logika, akal, dan perasaan! Kenapa dia bisa lolos dari penjagaan kalian? Bagaimana sih kinerja kalian? Masa satu wajah saja tidak bisa kalian atasi? Atau ada yang berkompot dengan dia? iya?! Siapa? Siapa?! Siapaaa?!!!!! Jawab!! Kamu, perasaan? kamu yang paling rawan dan berkemungkinan, bukan? Kalau bukan kamu lalu siapa?! Hah?!! Pokoknya lain kali kewaspadaan ditingkatkan. Lebih ketat lagi.! Saya tidak mau tahu! Pokoknya jagain rongga pikir saya baik-baik!  Kalian harus jadi pengawal yang tangguh  buat melenyapkan wajah yang sudah meracuni saya ini!  Kalau baru begini saja nggak becus, bagaimana mau menjaga rongga pikir saya untuk wajah-wajah yang lain? Oke?!! Baik, saya beri kesempatan awas jangan sampai pintu gerbang ruang ini terbuka lagi untuk dia! Silahkan usir dan keluarkan dia segera dari sini, dan selamat bertugas kembali, otak, hati, logika, akal, dan perasaan, para sobatku..

Terhempas

tiba-tiba saja
saya teringat dia lagi
seseorang
yang pernah menghuni tempat istimewa dalam hati saya.

ya, dia
my first love

sangat jelas saya rasakan
desiran kuat itu menyelusupi dada saya
tak terbendung lagi
meluap dan menghangat

apa aku masih sayang padanya?
orang yang telah kukubur dalam sejak bertahun-tahun yang lalu?
orang yang telah menghilang sekian lama dari hatiku
orang yang tak pernah memedulikan apa yang kurasakan padanya sejak kami masih ingusan itu.

ampun tuhan (Allah),
apa yang terjadi?
kukira aku takkan lagi merasakan ini
tapi mengapa masih juga?

dia menerobos hati saya
yang harusnya tak lagi boleh kecolongan
apalagi setelah saya sudah berhasil
sekian lama menghapus dia dari ingatan saya

saya sudah berusaha cukup keras, bukan?
namun, mengapa masih ada yang tersisa?

kita tahu sendiri,
dia adalah lukisan yang terlalu indah
dia terlalu berharga untuk jadi milikku
dia terlalu menghampiri sempurna

tidak seharusnya saya mengingat dia lagi
sebagai orang pertama yang mengenalkan aku arti suka pada lelaki
sebagai orang pertama yang mengenalkan aku cinta yang begitu dingin
sebagai orang pertama yang mengenalkan aku sakitnya terabaikan
dia sudah tak boleh diusik dari memori saya

dia memang indah
tapi tak usah dikenang terlalu dalam
karena terhempas dalam masalalu itu
hanya akan membuat saya semakin bingung

2012/03/22

AGAK PAHIT

aku tak bisa
mungkin belum bisa
atau tidak pernah bisa
mengakui bahwa
aku begitu..
begitu menyayangimu
yang kini jauh dariku
ada jarak diantara kita
yang tak bisa kugapai dalam kenyataan
aku menyayangimu...
aku menyayangimu..
meski kau tak tahu
seperti apa yang kurasa
maafkan aku,
maafkan lisanku jika aku berbohong
tentang hati ini
segala yang kurasakan
begitu indah,
saat kau katakan itu
dan aku tak mau menjadi pemecah
antara kalian
dengan siapa yang kau pilih
yang lebih baik dariku,
lebih kau pilih, kau sayangi, dan kau pedulikan
sementara aku memilih seperti dulu
diam dalam harap
tersenyum walau terluka
walau agak pahit