Saya adalah saya
Aku adalah aku
Gue adalah gue
I am i
Aku cuma orang yang biasa-biasa..
tak kaya, tak cerdas, tak cantik tak pemurah, tak baik hati, tak pandai bergaul, dan masih ada sangat banyak tak-tak lainnya.
Aku bahkan tak cukup jelas mengetahui kelebihan apa yang mungkin bisa membuatku berarti di dunia ini.
yaaahh.. aku tahu apa yang kalian pikirkan..
kalian pasti mau bilang aku terlalu terpuruk dalam pikiranku sendiri padahal ada hal lain yang bisa ku perbuat agar aku menjadi berarti di dunia..
Tapi begitulah aku
PESIMIST
Aku juga tak tahu harus bagaimana untuk membuat pesimis itu menghilang dan berhenti menggerogotiku..
Aku terperangkap dalam pemikiran berliku dalam otakku yang takkan bisa kalian pahami maksudnya.
Aku ketakutan dan bingung..
"bagaimana aku harus lari dari kenyataan bahwa aku adalah aku yang seperti ini???"
Inilaah kenyataannya,
bahwa aku hanyalah aku yang tak bisa berbuat apa-apa.
Bodoh memang..
aku tahu itu
aku tahu bahwa aku sebenarnya bisa merubah semua itu tapi aku hanya ketaakutan di sini..
Aku ingin sekali bisa selalu berharap dan optimis..
tapi itu sulit dan aku sudah terlalu sering dikecewakan
Aku mencoba lagi, tapi jatuh lagi..
Aku takut..
Dan aku tak tahu bagaimana cara untuk keluar dari sini..
Aku mencoba banyak cara selama bertahun-tahun
sampai pada cara konyol yang hanya membuatku mendapat masalah
meski juga sering menghibur lukaku
Tapi kini aku tetap begini...
sebagaimana aku yang dulu
dan hanya sedikit yang berubah..
Aku merasa gagal..
Dan aku tak suka itu..
Makanya kukira dengan berhenti mencoba aku terhindar dari kegagalan
Oke. Aku juga tahu, anggapan itu salah besar..
Tapi aku tak tahu apa yang benar..
Mencoba lagi dan lagi??
Agaknya aku telah mulai jenuh..
Meski aku tahu tak boleh ada kata jenuh untuk perubahan ke arah yang lebih baik..
(RING THE CHANGES FOR THE IMPROVEMENT)
Namun justru aku mengingkari prinsip itu..
Tapi aku tidak bisa berbuat banyak..
Aku yang selalu merendahkan diri ini iri... iri sekali melihat teman-temaannya yang hebat-hebat itu,
diterima oleh semua teman, disegani lawan, dan paling penting tidak culun seperti aku..
HANYA SAJA, AKHIRNYA KURASA AKU AKAN BERTERIAK
"SAYA ADALAH SAYA. TAK PEDULI JELEK ATAU APA. TOH KALIAN SEMUA JUGA PUNYA KEKURANGAN. DAN AKU JUGA PUNYA KELEBIHAN MESKI ITU TAK BERARTI APA-APA BAGI KALIAN."
aaahh.. whatever.. omong kosong semuanya...
Seabrek catatan gado-gado blogger amatiran yang tak kunjung pandai menghiasi blognya yang simpel ini...
Biologi dan kehidupan :)
Rerumputan hijau diterpa matahari yang menyembul di balik awan
2011/04/18
jengkel vs benci
Aku sangat sering merasa benci pada orang lain..
Entah itu cuma karena mereka ngeledekin aku, ganguin aku, atau masih banyak lagi..
Tapi akhirnya aku sadar kalau perasaan itu cuma sebatas kejengkelan belaka..
Aku tak bisa berlama-lama membenci mereka karena kami adalah satu kesatuan..
Yang telah rnenemaniku melewati begitu banyak suka duka bersama-sama..
Apakah itu pertengkaran, perkelahian, keonaran.. atau apa pun itu
Terserah mungkin aku sangat sering marah pada mereka, tapi aku menyayangi mereka, teman-temanku...
SPEXSOLID..
Entah itu cuma karena mereka ngeledekin aku, ganguin aku, atau masih banyak lagi..
Tapi akhirnya aku sadar kalau perasaan itu cuma sebatas kejengkelan belaka..
Aku tak bisa berlama-lama membenci mereka karena kami adalah satu kesatuan..
Yang telah rnenemaniku melewati begitu banyak suka duka bersama-sama..
Apakah itu pertengkaran, perkelahian, keonaran.. atau apa pun itu
Terserah mungkin aku sangat sering marah pada mereka, tapi aku menyayangi mereka, teman-temanku...
SPEXSOLID..
2011/01/08
Duniamu, duniamu Duniaku, duniaku
Kau punya orang lain, dear..
Tak apalah aku sendiri di sini
Toh kau pun takkan pedulikan aku
Kau hanya sibuk sendiri
Kau cuma tahu duniamu yang indah
Karena duniamu bukan duniaku yang kelam ini
Duniamu ya duniamu
Duniaku ia duniaku
Kau tak ikut campur soal itu
Kau bukan siapa-siapaku
Aku bukan siapa-siapamu
Kita beda jauh
Aku menangis karenamu
Aku bahagia karenamu
Tapi kau?
Tapi kau adalah acuh
Pasti takkan peduli itu.
Tak apalah aku sendiri di sini
Toh kau pun takkan pedulikan aku
Kau hanya sibuk sendiri
Kau cuma tahu duniamu yang indah
Karena duniamu bukan duniaku yang kelam ini
Duniamu ya duniamu
Duniaku ia duniaku
Kau tak ikut campur soal itu
Kau bukan siapa-siapaku
Aku bukan siapa-siapamu
Kita beda jauh
Aku menangis karenamu
Aku bahagia karenamu
Tapi kau?
Tapi kau adalah acuh
Pasti takkan peduli itu.
2010/12/03
Dare to Fail
Biarkan untuk sementara,
Katakan kau tidak mencintaiku
Lalu teruslah bermimpi menampikku
Tapi aku tak pernah menyerah!
Berharap dalam diamku..
Terima kasih atas penolakanmu,
Walau itu tak langsung
Tapi kau buatku
Tak mau berhenti..
Tak sudi berhenti mencintaimu!
#daretofail
Katakan kau tidak mencintaiku
Lalu teruslah bermimpi menampikku
Tapi aku tak pernah menyerah!
Berharap dalam diamku..
Terima kasih atas penolakanmu,
Walau itu tak langsung
Tapi kau buatku
Tak mau berhenti..
Tak sudi berhenti mencintaimu!
#daretofail
2010/11/20
Teman Kamarku
Kemarin, aku nelpon Fhyna dan bicara tentang semua hal antar kami, dan SpeXsolid..
Fhyna terenyuh dan mau nangis
Malamnya, aku mengingat semua kenangan lagi...
tak terasa jiwaku bergelora dan ingin memulihkan keadan..
Aku tahu hari ini dan esok aku akan terus maju ke waktu yang terus bergulir...
Dan aku mengerti kalau keadaan saat ini bukanlah sesuatu hal yang pantas disesalkan..
tapi aku tak tahu mengapa setelah mendengar kata2 Fhyna aku mengerti bahwa hatiku juga ingin kembali ke masa sedia kala ketika Spexsolid masih utuh..
Walaupun sekarang pun aku tetap sama sayangnya pada laskar yang telah berubah kostum..
Aku juga tahu, Spexsolid yang sekarang tetap aku banggakan, bahkan lebih ku rindukan karena aku baru menyadari kehilangan..
Satu per satu bayang menyelusup kalbuku...
ku ingat satu-satu teman kamarku..
kamar 3 asrama 5 lantai 2 yang secara ajaib nasib membawaku pada kamar yang cuma beda satu dengannya,
kamar 2 asrama 4 lantai 1
yang telah melang-lang buana...
1.Fhyna, atas ranjangku setahun penuh, sesama pecinta biru, sesama mata empat, sesama pintar merangkai kata [GR], sesama berkulit kuning lansat [GRku lagiii.. haha], sesama orang ondeng [kidding fhyn,,], pokoknya orang yang peduli banget deh ama aku..
2.Shafwa, selalu baik dan jadi peri penolong buatku selama bertahun-tahun ini, suka membantuku dalam keadaan kuminta maupun tidak, dan tidak ikut campur dalam keusilan yang dibuat teman kamarku yang lain..
3. Nunu, sering banget jadi orang yang paling pengertian atas apa yang ada di dalam pikiranku [bisa kayaknya na baca pikiranku], orang yang paling pintar menebak lalu menyebar rahasiaku, juga jadi yang paling kukuh menguras kilat isi boksku..
4. Nanda, sering membantuku, dan memaksaku mengakui kalau dia ngak pernah menggangguku, serta kadang menyuruhku untuk cuhat ama dia..
5. Sarah, kerjanya akhir-akhir masa putih biru itu ngeluyur ke kamar sebelah, tapi jujur kadang dia juga baik dan menyenangkan [dat marah jko Sarah ku bilang begini?]
6. Rika, sang samsonwaty yang merangkap jadi juru tulis dan tukang gambar sekaligus di kamarku. Multifungsi ini sering dikenang kalau galon datang dan aku kewalahan.Tapi selain itu, juga jadi yang terheboh dan suka menciptakan masalah buatku..
Tapi yang lebih lagi adalah teman-teman kamarku yang lanjut, yang masih juga melanjutkan kegiatan menindas secara kejam mereka tak jenuh-jenuh dari tahun 2007 hingga kini..
1. Fikha, teman samping ranjangku yang kerajingan dan hobbi membaca buku pusaka karyaku seperti dia membaca novel. Heran, kenapa sih bahagia banget mengincar mangsanya sejak satu artikel berharga nampak telah selesai kuukir di kertas. Gemas banget rasanya dibegitukan sama sahabatnya Mega ini. [peace] Dia sih curhat juga ama aku, tapi karena dia bukan introvert, jadi tidak ada yang bisa jadi rahasia. Beda tuh ama aku..
2. Fuah, mantan teman duduk yang ada di bawah ranjangku ini adalah lawan adu argumen dan kawan berkelahiku hampir saban hari. Paling doyan tuh kalau lihat aku pontang-panting compang-camping memarahinya..
3. Aulia, si ketua kamar yang bukannya menengahi, malah ikut ambil adil besar dalam proses penggeledahan kitab-kitabku. Meski jujur aja, dia juga jadi yang paling perhatian terhadap hal-hal sepele tentangku.. [sori klu itu trnyata cma aku y GR dan ngak gitu knyataannya]
4. Iymha, waduh kayaknya mesti aku teplokin kepalanya Iymha pake panci...[kidding kog] Lagian, nyaris tiada hari tanpa PUKULAN MANIS dan PERMEN PEDAS tanpa sebab musabab yang dilayangkan darinya tak bosan jua..
5. Tamhy, aih, tak perlu dikata, kalau orang ini tidak menjadi anggota laskar usil. Mentang-mentang tapak suci, napasareang mki jurusnya. Tapi kalau kubiarkan aset-asetku direbut begitu saja, anda salah. Walau dengan lemah dan rapuh, ku kan menerjang meski bila kalut aku cuma bisa jumpalitan, berguling-guling serta beratraksi menghadapinya.
6. Rofiqah, meski jarang-jarang terjun ke medan, dia juga pernah mencorat-coret, mengukir sana sini karya ciptaannya di kayu-kayu ranjangku. Strees! tiada jenuhkah mereka memandang ranjang penuh tinta spidol, pupen, dan pensil segala jenis, segala merk yang tercipta di kamar 3???
7.Irmayanty, biarpun baru sah menjadi anggota kamar kami pada tahun 2008, aku menganggapnya sama seperti teman kamarku yang telah empat tahun kami bersama [ceileh..] Lagi pula karakter manja dengan pipi chubbynya itu, Irma makin menggemaskan dengan segemas-gemasnya. Dan orang paling tinggi semampai di kamarku inilah yang paling Fhyna rindu. Tapi apa daya, jarak yang jauh membentang. Dipisahkan oleh perbedaan daratan [baca:pulau] dan dijauhkan oleh hamparan laut jawa yang membentang.
Arggghhh..
sudah.
sudah..
sudah...
aku sudah tidak sanggup mengetik lagi..
Langganan:
Postingan (Atom)